Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Keberhasilan ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan melalui kerja sama seluruh pihak,” katanya.
Ia menilai pemberantasan malaria tidak dapat hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Peran pemerintah desa, kader, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan.
Ratu menegaskan, pengendalian malaria merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sektor kesehatan secara menyeluruh.
Menurut dia, pembangunan kesehatan merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang produktif, tangguh, dan sejahtera.
“Pembangunan kesehatan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang produktif, tangguh, dan sejahtera,” ujar Ratu.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terus memperkuat pelayanan kesehatan agar semakin berkualitas, merata, dan mudah diakses masyarakat.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan jaminan kesehatan. Pada Januari 2026, Kabupaten Sumba Barat Daya menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan dengan predikat “Terbaik Utama”.
Selain itu, pemerintah daerah mendapat dukungan dari sejumlah mitra untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Pada Maret 2026, Sumba Barat Daya menerima bantuan dua unit ambulans dari Kaohsiung Humanitarian Care Society, Taiwan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan