Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kita bersyukur mendapatkan bantuan program revitalisasi ini. Saya hadir bukan hanya untuk meletakkan batu pertama, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan Bapak Stevano yang sudah berupaya menghadirkan program ini untuk Sabu Raijua,” ujar Krisman.
Ia menjelaskan, program revitalisasi satuan pendidikan dapat diperoleh melalui dua jalur, yakni jalur reguler melalui usulan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta jalur aspirasi melalui DPR RI.
Karena itu, pemerintah daerah dituntut aktif membangun komunikasi, memenuhi persyaratan dan mengawal setiap usulan hingga terealisasi.
“Di pusat memang banyak bantuan, tetapi daerah harus berjuang dan mengupayakannya. Berjuang dulu baru bisa dapat. Bantuan itu tidak datang dengan sendirinya,” tegasnya.
Rp2,4 Miliar untuk Enam PAUD
Krisman menyebut program revitalisasi tersebut memberikan dampak lebih luas karena tidak hanya memperbaiki fasilitas pendidikan, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.
Secara keseluruhan, terdapat enam PAUD di Sabu Raijua yang mendapatkan program revitalisasi dengan total anggaran sekitar Rp2,4 miliar.
Bupati meminta material pembangunan sebisa mungkin dibeli dari toko-toko yang berada di Sabu Raijua.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan