Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda melalui penguatan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM., menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus masa depan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Krisman saat membuka secara resmi kegiatan Visitasi Mahasiswa KIP Kuliah dan Sosialisasi Program KIP Kuliah di Kampus 6 Sabu Raijua PSDKU Politeknik Negeri Jember (Polije), Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek RI Dr. Ir. Sandro Mihradi, IPM, Ketua Tim Kerja KIP Kuliah dan Afirmasi Pendidikan Dr. Muni Ika, S.Pd., M.Pd., serta Tim Kemahasiswaan Polije.
Turut hadir Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah, para kepala SMA/SMK se-Kabupaten Sabu Raijua, sejumlah Kepala Bagian Setda, Penanggung Jawab PSDKU Polije Sabu Raijua beserta jajaran pengelola, serta ratusan mahasiswa.
PSDKU Polije Dibangun untuk Perluas Akses Kuliah
Dalam sambutannya, Bupati Krisman menjelaskan keberadaan PSDKU Politeknik Negeri Jember di Sabu Raijua merupakan hasil proses panjang yang dirintis sejak 2023 dan kemudian dilanjutkan oleh pemerintahannya.
Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan harus berlangsung secara berkelanjutan dan tidak boleh terhambat oleh pergantian kepemimpinan.
Ia menegaskan kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan politik.
“Saya tidak melihatnya dari sisi politik. Saya melihat kepentingan yang jauh lebih besar, yaitu kepentingan masyarakat Sabu Raijua, khususnya anak-anak kita yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi,” tegas Krisman.
Kehadiran kampus di daerah, kata dia, menjadi bagian penting dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Sabu Raijua yang sebelumnya harus meninggalkan daerah untuk melanjutkan kuliah.
Pemkab Sabu Raijua Pernah Siapkan Beasiswa Daerah
Bupati mengungkapkan, pada masa awal operasional PSDKU Polije, jumlah mahasiswa masih terbatas. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar lulusan SMA memilih melanjutkan pendidikan ke luar daerah.
Untuk menjaga keberlangsungan kampus sekaligus mendorong minat anak-anak daerah melanjutkan pendidikan tinggi, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua mengambil langkah dengan memberikan beasiswa daerah kepada mahasiswa angkatan pertama.
Namun, keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi salah satu tantangan dalam mendukung pembiayaan pendidikan tinggi.
Karena itu, Bupati Krisman menilai kehadiran KIP Kuliah dari pemerintah pusat menjadi solusi strategis untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi.
“Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Kami berasal dari keluarga sederhana, tetapi orang tua kami selalu percaya bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara mengubah nasib,” ujar Krisman saat memotivasi mahasiswa.
Bupati Sabu Raijua: Semua Anak Berhak Jadi Mahasiswa
Bupati Krisman memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta Presiden Republik Indonesia atas perhatian terhadap pemerataan pendidikan, khususnya bagi daerah kepulauan dan wilayah terluar seperti Sabu Raijua.
Menurutnya, keterbatasan geografis dan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak daerah untuk mendapatkan pendidikan tinggi.
Ia menegaskan setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk menjadi mahasiswa dan memperoleh kesempatan mengembangkan potensi diri.
Karena itu, berbagai program afirmasi pendidikan, termasuk KIP Kuliah, dinilai memiliki peran penting dalam memutus keterbatasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Cerita Perjuangan jadi Motivasi Mahasiswa
Di hadapan para mahasiswa, Bupati Krisman juga membagikan kisah perjuangan hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana dengan sembilan bersaudara.
Ayahnya merupakan seorang guru sekolah dasar. Meski memiliki keterbatasan ekonomi, kedua orang tuanya tetap berjuang agar seluruh anaknya dapat memperoleh pendidikan hingga menyandang gelar sarjana.
Kisah tersebut disampaikan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak mudah menyerah dalam mengejar pendidikan.
Bupati juga menceritakan keberhasilan salah satu anaknya yang berhasil menempuh pendidikan di University of Toronto, Kanada, melalui Program Beasiswa Indonesia Maju.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan dan prestasi dapat membuka jalan bagi anak daerah untuk bersaing hingga tingkat internasional.
Penerima KIP Kuliah Diminta Bertanggung Jawab
Kepada para penerima KIP Kuliah, Bupati Krisman berpesan agar beasiswa tersebut dimanfaatkan secara serius dan penuh tanggung jawab.
Ia mengingatkan bahwa KIP Kuliah bukan sekadar bantuan sosial, tetapi merupakan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan melalui prestasi akademik, kedisiplinan dan penyelesaian studi tepat waktu.
Para mahasiswa penerima KIP Kuliah diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mempersiapkan masa depan.
Menurut Bupati, keberhasilan mahasiswa nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Sabu Raijua.
Harapkan Lahir Generasi Sabu Raijua Berdaya Saing Global
Bupati Krisman menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemendiktisaintek, tim pengelola KIP Kuliah, serta manajemen Politeknik Negeri Jember atas sinergi dalam memperkuat pendidikan tinggi di Sabu Raijua.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga semakin banyak anak Sabu Raijua mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
Melalui perluasan akses KIP Kuliah dan keberadaan PSDKU Polije, Pemkab Sabu Raijua menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki pendidikan tinggi, tetapi juga berdaya saing global.
Generasi tersebut diharapkan kelak menjadi motor penggerak pembangunan daerah dan membawa Sabu Raijua semakin maju. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan