Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Proposal tersebut diperlukan agar setiap kebutuhan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku, dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.
Krisman berharap bantuan yang diberikan nantinya dapat memperkuat kapasitas kelompok tani dalam mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Kebun Komunal Raedewa Didorong jadi Percontohan
Lebih jauh, Bupati Krisman berharap Kebun Komunal Desa Raedewa tidak berhenti sebagai lokasi percontohan, tetapi berkembang menjadi model pengelolaan pertanian lahan kering yang produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, penggunaan teknologi pengairan berbasis listrik merupakan langkah positif untuk menjawab persoalan keterbatasan air yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama pertanian di wilayah Sabu Raijua.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membuka peluang peningkatan produksi pertanian sekaligus memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, kata Krisman, akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN melalui program CSR, untuk memperkuat sektor pertanian.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan pertanian yang adaptif terhadap kondisi wilayah. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan