Tambolaka, RakyatNTT.ID – Sosok Dominggus Dama kini resmi memimpin DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), menggantikan Tobias Dowa Lelu.

Namun, pergantian tersebut ternyata bukan sekadar soal mengganti posisi ketua atau merombak struktur kepengurusan.

Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi, akhirnya buka suara mengenai proses pergantian kepemimpinan di tubuh DPC PKB SBD.

Menurut Aloysius, pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari siklus organisasi PKB yang memang berlangsung setiap lima tahun melalui Musyawarah Cabang (Muscab).

Hal itu disampaikan Aloysius usai menghadiri acara penjemputan Ketua DPC PKB SBD terpilih, Dominggus Dama, di kampung halamannya di Lombu, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sabtu (1/8/2026).

Aloysius menegaskan, proses yang berlangsung di tubuh PKB SBD tidak bisa hanya dipandang sebagai pergantian atau restrukturisasi kepengurusan.

“Jadi sekarang proses bukan pergantian saja atau restrukturisasi, tetapi ini proses lima tahun, di mana setiap lima tahun terjadi pergantian kepemimpinan,” ujar Aloysius.

Aloysius menjelaskan, pergantian kepemimpinan tersebut merupakan mekanisme organisasi yang berlaku di seluruh jajaran PKB.

Setiap lima tahun, PKB melaksanakan Musyawarah Cabang untuk menentukan kepengurusan baru di tingkat kabupaten.

“Partai Kebangkitan Bangsa sesuai aturan selama lima tahun semua melaksanakan yang namanya Musyawarah Cabang. Dan Musyawarah Cabang itu berlaku untuk 22 kabupaten se-Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata Aloysius.

Ia menyebut seluruh proses Muscab di 22 kabupaten se-NTT telah dilaksanakan.

Setelah Muscab rampung, Surat Keputusan (SK) kepengurusan diterbitkan pada 1 Juli 2026.

Sementara pelantikan kepengurusan baru dilaksanakan pada 22 Juli 2026 di Jakarta.

Untuk DPC PKB SBD, hasil proses tersebut menetapkan Dominggus Dama sebagai ketua baru menggantikan Tobias Dowa Lelu.

Di bawah kepemimpinan baru, Aloysius memastikan PKB SBD tetap berkomitmen membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBD.

Ia mengatakan PKB merupakan salah satu partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati SBD yang saat ini menjabat.

Karena itu, PKB SBD akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendukung dan mengawal visi-misi kepala daerah.

“Partai Kebangkitan Bangsa, khususnya Kabupaten Sumba Barat Daya, tentu akan terus bersinergi, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dalam melanjutkan atau mewujudkan visi-misi daripada Bupati dan Wakil Bupati dalam masa yang sudah dipercayakan oleh masyarakat Sumba Barat Daya,” jelasnya.

Aloysius berharap kepemimpinan Dominggus Dama dapat membawa semangat baru bagi PKB SBD.

Ia meminta seluruh kader dan pengurus partai, baik yang berada di legislatif maupun dalam struktur organisasi hingga tingkat desa, terus memperkuat sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, penguatan SDM penting agar PKB semakin solid dan mampu menjalankan perannya dalam mengawal pembangunan di Sumba Barat Daya.

“Kita minta SDM hadir untuk PKB maju lagi, mengawal dan bersama-sama dengan pemerintah dalam membangun apa yang menjadi harapan, apa yang menjadi keinginan, dan apa yang menjadi cita-cita daripada program Bupati bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya,” tandas Anggota DPRD NTT itu. (rnc29)