Pemerintah Kecamatan Lamba Leda Utara hingga kini juga belum dapat memastikan identitas enam warga yang dilaporkan meninggal dunia.

“Kami belum bisa mengidentifikasi para korban karena saat ini posisi kami semua sedang mengungsi ke gunung. Langkah ini diambil menyusul peringatan dini tsunami dari BMKG,” jelas Agustinus.

Dengan kondisi komunikasi yang belum normal, pemerintah kecamatan masih menunggu laporan lebih lengkap dari desa-desa yang terdampak.

Iklan

Warga Mengungsi ke Pegunungan

Selain menangani dampak gempa, pemerintah Kecamatan Lamba Leda Utara bersama masyarakat melakukan evakuasi ke wilayah pegunungan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa kuat yang mengguncang Nagekeo.

Pemerintah kecamatan mengimbau seluruh warga yang tinggal di kawasan pesisir segera meninggalkan rumah dan bergerak menuju lokasi yang lebih tinggi.

Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gelombang tsunami sekaligus menjauhkan masyarakat dari kawasan yang berpotensi terdampak.

Masyarakat yang telah berada di lokasi pengungsian juga diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Petugas Masih Melakukan Pendataan

Di tengah kondisi darurat, proses pendataan korban dan kerusakan masih terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama unsur terkait berupaya mendapatkan informasi terbaru dari setiap desa yang terdampak.