Kupang, RakyatNTT.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa berpusat di sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Selain rumah warga dan fasilitas publik rusak berat, musibah itu juga merenggut korban jiwa.

Merespon laporan dari pimpinan daerah di Flores, Gubernur NTT Melki Laka Lena langsung berkordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) dan sejumlah kementerian terkait.

Iklan

“Sejak pagi tadi kami terus berkoordinasi dengan bupati, wakil bupati dan berbagai jajaran di Flores. Kami cek berbagai kondisi yang terjadi. Para bupati dan wakil bupati se-daratan Flores terus memimpin penanganan gempa di daerahnya masing-masing,” ujar Melki kepada wartawan.

Melki Laka Lena mengaku sudah berkordinasi dengan Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, dan berbagai pihak yang berkaitan dengan penanganan bencana.

“Rencananya besok Kepala BNPB bersama tim akan masuk ke Flores untuk menangani fase awal dan membantu keluarga dan seluruh masyarakat yang ada di Flores,” katanya.

Selain koordinasi dengan instansi di pusat, Melki Laka Lena juga mendapat informasi dari Kapolda NTT dimana Polda NTT sudah menyiapkan tim untuk membantu sejumlah Polres di Flores.