Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID — Sebanyak 41 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana) dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., saat upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bela Negara Undana, Senin (17/8/2026).
Penganugerahan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50/TK/TAHUN 2026 itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dosen serta tenaga kependidikan selama menjalankan tugas di Undana.
41 PNS Undana Terima Penghargaan
Dari 41 penerima Satyalancana Karya Satya tahun ini, penghargaan terbagi dalam tiga kategori masa pengabdian.
Rinciannya yakni:
- 1 orang menerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.
- 11 orang menerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.
- 29 orang menerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.
Penganugerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara terhadap para aparatur yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk mendukung pelaksanaan pendidikan tinggi di Undana.
Priyono, 30 Tahun Mengabdi di Undana
Drs. Priyono, M.Si., menjadi satu-satunya penerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun pada periode ini.
Bagi Priyono, penghargaan tersebut bukan sekadar tanda kehormatan, tetapi juga simbol perjalanan panjang pengabdiannya di Undana sejak 1994, ketika perkembangan teknologi dan digitalisasi belum seperti sekarang.
Lebih dari tiga dekade mengabdi, ia memaknai penghargaan tersebut sebagai pengingat untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada kampus dan negara.
“Memiliki jiwa pengabdian adalah hal yang selama ini saya lakukan karena mengabdi selama lebih dari tiga dekade. Kemajuan Undana saat ini diharapkan terus dibarengi dengan itikad baik dari generasi penerus untuk membangun bangsa,” ujar Priyono.
Penerima 20 Tahun Ingin Terus Berkontribusi
Kebanggaan serupa dirasakan Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si., M.Si., salah satu penerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.
Sekretaris LPPM Undana tersebut menilai penghargaan yang diterimanya bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI memiliki makna khusus dalam perjalanan kariernya.
“Saya berbangga dengan penghargaan Satya Lencana 20 tahun yang diterima pada saat peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Ke depan, saya sangat berharap bisa memberikan usia yang terbaik untuk peningkatan kualitas maupun kemajuan Undana dan tentu untuk kemajuan negara Republik Indonesia,” ungkap Febri.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan kualitas Undana sekaligus pembangunan bangsa.
Pengabdian untuk Undana, NTT dan Indonesia
Sementara itu, Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, S.Sos., M.Si., yang mewakili penerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, menekankan pentingnya menjaga dedikasi dan kecintaan terhadap tanah air melalui pengabdian di institusi.
Ia menilai setiap bentuk pengabdian yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan memberikan dampak bagi lingkungan kerja dan masyarakat yang lebih luas.
“Ini menjadi sangat berharga dan bermakna bahwa kita jangan pernah berputus asa mencintai negara ini meskipun dengan segala kekurangannya. Yakinlah bahwa segala sesuatu yang kita lakukan pasti membawa dampak yang besar bagi Undana, NTT, dan Indonesia,” pungkas Yoga.
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Undana untuk semakin memperkuat dedikasi, integritas dan kualitas pelayanan pendidikan tinggi.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan kemajuan perguruan tinggi tidak terlepas dari konsistensi pengabdian para dosen dan tenaga kependidikan dalam membangun Undana, Nusa Tenggara Timur, serta Indonesia. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan