Aikim mengatakan aroma menyengat dari sampah membuat warga merasa tidak nyaman hingga terpaksa meninggalkan lingkungan untuk sementara waktu.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa kondisi tersebut memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti penyakit saluran pernapasan, batuk, hingga gatal-gatal pada kulit. Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terdampak.

“Terkadang kami harus keluar dari lingkungan karena bau sampah yang tidak sehat. Warga mengalami gangguan pernapasan, batuk, gatal-gatal pada kulit, terutama anak-anak usia dini,” katanya.

Iklan

Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Bersama

Aikim berharap masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan mulai memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan membuang sampah di tempat yang telah disediakan.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa merawat lingkungan merupakan bagian dari nilai moral dan tanggung jawab setiap manusia terhadap alam.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, Aikim berharap kawasan pesisir Kabupaten Alor dapat kembali bersih, sehat, dan nyaman sehingga keindahan alam tetap terjaga serta aktivitas masyarakat, khususnya nelayan, dapat berjalan dengan baik.