Selain itu, pemerintah pusat memberikan sejumlah masukan teknis agar proses pengajuan dapat berjalan lebih cepat, seperti penyempurnaan Detailed Engineering Design (DED), kelengkapan dokumen lingkungan, data teknis, serta pemenuhan standar untuk usulan alih status jalan provinsi menjadi jalan nasional.

Sinergi Pusat dan Daerah jadi Kunci Pemerataan Pembangunan

Menutup audiensi, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai kebutuhan pembangunan di NTT.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan di provinsi kepulauan tersebut.

“Kami optimistis, dengan dukungan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama kementerian teknis, berbagai usulan prioritas yang kami sampaikan dapat segera direalisasikan. Pembangunan infrastruktur bukan hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi membuka akses ekonomi masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan pelayanan dasar, mempercepat penurunan kemiskinan, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat NTT,” pungkas Johni Asadoma. (*/rnc)