Jakarta, RakyatNTT.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan penguatan signifikan dengan menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026).

Sentimen positif datang setelah lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 113,48 poin atau 1,92 persen ke posisi 6.037,84. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.898,15 hingga 6.037,84, setelah dibuka pada level 5.934,72, lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di 5.924,36.

Menguat Tajam di Akhir Perdagangan

Pergerakan IHSG sepanjang hari sempat berfluktuasi di rentang 5.900 hingga 5.950. Namun, menjelang penutupan perdagangan, tekanan beli meningkat sehingga mendorong indeks melonjak dan kembali menembus level psikologis 6.000, sekaligus ditutup pada posisi tertinggi hari itu.

Penguatan ini turut mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah stabilitas peringkat kredit yang dipertahankan S&P.

Nilai Transaksi Tembus Rp12 Triliun

Aktivitas perdagangan di BEI berlangsung cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp12,14 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 25,07 miliar saham yang berpindah tangan dalam 2,676 juta kali transaksi.