So’E, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat dengan meluncurkan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Undana Berdampak 2026 di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Melalui program senilai Rp1,14 miliar, Undana menerjunkan 53 tim akademisi untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan strategis daerah, mulai dari stunting, kemiskinan, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

Peluncuran program berlangsung di Aula Kantor Bupati TTS, Senin (20/7/2026), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Undana, Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Sc., mewakili Rektor Undana.

Iklan

Mengusung tema “Pengabdian Undana Berdampak untuk TTS: Mewujudkan World Class Locally Relevant University melalui Kolaborasi Menuju Pembangunan Berdampak dan Berkelanjutan”, program ini menegaskan komitmen Undana menjadikan persoalan dan potensi lokal Nusa Tenggara Timur sebagai dasar pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Terapkan Pola “Belanja Masalah”

Berbeda dengan program pengabdian sebelumnya, PKM Undana Berdampak 2026 menggunakan pendekatan baru melalui konsep “belanja masalah”.

Dalam skema ini, tim akademisi melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten TTS sejak dua hingga tiga bulan sebelum pelaksanaan program guna mengidentifikasi persoalan yang paling mendesak di masyarakat.