Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kompetisi ini sebagai momentum untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman bertanding, serta membangun semangat kompetisi yang sehat.

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Alor, Rasid Miran, memberikan apresiasi kepada DPC Perindo Alor atas inisiatif menghadirkan kegiatan olahraga yang dinilai memberi dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurutnya, turnamen catur bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang untuk mempererat kebersamaan tanpa membedakan latar belakang peserta.

Iklan

“Kami berharap Perindo terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan-kegiatan positif seperti ini, khususnya dalam pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda,” katanya.

Rasid menilai olahraga catur memiliki nilai edukatif karena mengajarkan strategi, kedisiplinan, ketelitian, serta kepemimpinan dalam mengambil keputusan.

Ia bahkan mengibaratkan permainan catur dengan sistem pemerintahan, di mana setiap bidak memiliki peran berbeda namun saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama.

“Setiap pion memiliki fungsi berbeda, namun semuanya saling melengkapi demi mencapai tujuan bersama, yaitu kemajuan daerah,” jelasnya.

Ketua Panitia, Melkisedek Maukaling, melaporkan bahwa Turnamen Catur Perindo Alor 2026 diikuti sebanyak 41 peserta dari kategori umum.