Paulus Henuk menilai Undana merupakan perguruan tinggi yang paling memahami karakteristik dan persoalan yang dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Rote Ndao.

Karena itu, pemerintah daerah lebih memilih membangun sinergi dengan Undana dibandingkan mendatangkan perguruan tinggi dari luar daerah yang dinilai belum tentu memahami kondisi lokal.

“Saya yakin Undana adalah perguruan tinggi yang paling memahami kondisi dan berbagai persoalan di Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Rote Ndao. Karena itu saya lebih memilih membangun kolaborasi dengan Undana daripada mengundang perguruan tinggi dari luar yang belum tentu memahami karakteristik daerah kita,” tegasnya.

Iklan

Riset Diharapkan Jawab Tantangan Daerah

Bupati berharap hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan para akademisi Undana mampu memberikan rekomendasi konkret untuk mengatasi berbagai persoalan pembangunan di Rote Ndao.

Beberapa isu prioritas yang diharapkan mendapat perhatian melalui riset tersebut antara lain penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan angka stunting, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah.

Ia juga memaparkan sejumlah sektor strategis yang membutuhkan dukungan penelitian, seperti pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata, hingga pengembangan energi baru terbarukan.