Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menambahkan, pemerintah memastikan bayi tersebut akan memperoleh perlindungan, pendampingan, dan penanganan sesuai ketentuan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta instansi terkait.
Ditemukan saat Hendak ke Kebun
Peristiwa penemuan bayi itu bermula sekitar pukul 06.30 WITA ketika Domitianus berjalan menuju kebunnya untuk memindahkan ternak.
Di tepi jalan, ia melihat sebuah kardus berwarna cokelat yang tampak mencurigakan. Rasa penasaran membuatnya membuka kardus tersebut dan ia terkejut mendapati seorang bayi perempuan yang masih hidup di dalamnya.
“Pagi-pagi waktu beta ke kebun untuk pindah sapi, beta lihat ada dos di pinggir jalan. Beta cek begini, ternyata ada bayi. Lalu beta panggil kasitau katong pu orang di situ,” tutur Domitianus.
Setelah itu, ia segera memanggil warga sekitar, termasuk Erens Teinati, untuk mengamankan lokasi sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Amarasi dan petugas kesehatan dari Puskesmas Oekabiti.
Sekitar pukul 07.00 WITA, personel kepolisian bersama tim medis tiba di lokasi. Bayi ditemukan dalam kondisi dibungkus handuk abu-abu dan dialasi sprei merah muda di dalam kardus sebelum akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Oekabiti untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Ingin Mengadopsi Bayi yang Diselamatkannya
Dalam kesempatan tersebut, Domitianus mengungkapkan keinginannya untuk mengadopsi bayi perempuan yang ditemukannya apabila seluruh proses hukum dan administrasi telah selesai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan