Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Untuk perjalanan tersebut, wisatawan diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang apabila dilakukan secara rombongan. Estimasi biaya tersebut mencakup sewa kendaraan, bahan bakar, akomodasi, konsumsi, serta tiket masuk ke sejumlah objek wisata.
Meski akses menuju sebagian besar destinasi sudah semakin baik, wisatawan tetap disarankan mempersiapkan perjalanan dengan matang. Beberapa ruas jalan menuju objek wisata masih berupa jalan tanah maupun berbatu sehingga kendaraan dalam kondisi prima sangat dianjurkan. Pengunjung juga disarankan mengunduh peta digital secara offline karena jaringan telekomunikasi belum tersedia secara merata di sejumlah kawasan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBD terus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menghadirkan keindahan alam dan budaya, sektor ini dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.
Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Pariwisata memiliki efek berganda. Sektor ini menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah, meningkatkan pendapatan daerah, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong pengembangan pariwisata yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, tetap menjaga kelestarian alam, menghormati budaya, dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Ratu Wulla.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan