Jakarta, RakyatNTT.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (10/7/2026) dengan kinerja positif.

IHSG ditutup menguat 11,92 poin atau 0,20 persen ke level 5.924, didukung penguatan mayoritas sektor dan meningkatnya minat beli investor pada sejumlah saham.

Data perdagangan menunjukkan aktivitas pasar berlangsung cukup aktif. Nilai transaksi mencapai Rp8,8 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 15,5 miliar saham.

Iklan

Pada penutupan perdagangan, sebanyak 383 saham menguat, 252 saham melemah, sedangkan 330 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga.

Indeks Utama Kompak Menguat

Selain IHSG, sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia juga mencatatkan penguatan.

Indeks LQ45 naik 0,32 persen ke level 589. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,88 persen menjadi 348, sedangkan IDX30 bertambah 0,28 persen ke level 333.

Sementara itu, indeks MNC36 juga ditutup naik 0,22 persen ke posisi 257, menandakan sentimen positif masih mendominasi perdagangan pada akhir pekan.

Mayoritas Sektor Berada di Zona Hijau

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas indeks sektoral yang bergerak positif.

Sektor yang mencatatkan kenaikan meliputi:

  • Energi
  • Barang konsumen siklikal
  • Bahan baku
  • Keuangan
  • Properti
  • Transportasi
  • Barang konsumen non-siklikal
  • Teknologi

Di sisi lain, tekanan jual masih terjadi pada sektor infrastruktur, industri, dan kesehatan yang menutup perdagangan di zona merah.

PRDL, RANS, dan BKDP Pimpin Daftar Top Gainers

Sejumlah saham berhasil mencatatkan lonjakan harga signifikan pada perdagangan hari ini.

Tiga saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) yaitu:

  • PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melonjak 34,57 persen menjadi Rp218 per saham.
  • PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) naik 34,12 persen ke level Rp228 per saham.
  • PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menguat 33,77 persen menjadi Rp103 per saham.

Kinerja ketiga saham tersebut menjadi sorotan karena berhasil mencatatkan penguatan jauh di atas rata-rata pergerakan pasar.

JELI, BAPA, dan JECX jadi Top Losers

Di tengah penguatan IHSG, sejumlah saham justru mengalami tekanan cukup dalam.

Saham-saham yang masuk daftar top losers antara lain:

  • PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 14,81 persen menjadi Rp1.495 per saham.
  • PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) melemah 14,55 persen ke level Rp282 per saham.
  • PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) terkoreksi 13,86 persen menjadi Rp1.430 per saham.

Dengan penutupan positif ini, IHSG berhasil mempertahankan momentum penguatan pada akhir pekan. Pergerakan pasar selanjutnya akan dipengaruhi oleh sentimen global, arus dana investor, serta perkembangan kinerja emiten yang mulai merilis laporan keuangan semester pertama 2026. (*/rnc)