Kupang, RakyatNTT.ID – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter, moral, dan spiritual masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Johni Asadoma saat menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Gereja Bethel Indonesia (GBI) Mawar Saron Kupang yang berlangsung di Gedung Kebaktian GBI Mawar Saron Kupang, Jumat (10/7/2026) malam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan BPD GBI NTT, Pdt. Benyamin Saleh, Gembala Sidang GBI Mawar Saron Kupang Pdt. Tommy Hanas, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kota Kupang Pauto Wirawan Neno, para penatua, hamba Tuhan, serta jemaat GBI Mawar Saron Kupang.

Iklan

HUT Gereja jadi Momentum Refleksi Pelayanan

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun gereja bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan pelayanan sekaligus memperkuat komitmen gereja dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Perayaan HUT ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk merefleksikan perjalanan pelayanan gereja. Selama 29 tahun, GBI Mawar Saron Kupang telah berkontribusi membangun kehidupan rohani umat, membina karakter generasi muda, memperkuat nilai-nilai keluarga, serta menghadirkan berbagai karya pelayanan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Johni Asadoma.

Pembangunan Tidak Hanya soal Infrastruktur

Johni menegaskan Pemerintah Provinsi NTT memandang keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi, investasi, maupun pembangunan fisik.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari pembangunan kualitas manusia yang memiliki integritas, moral, kepedulian sosial, dan spiritualitas yang kuat.

“Pemerintah menyadari bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, maupun peningkatan investasi. Pembangunan yang sesungguhnya juga harus menyentuh pembangunan manusia, karakter, moral, dan spiritual masyarakat. Dalam konteks inilah gereja memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah,” tegasnya.

Gereja Berperan Mencetak Generasi Berintegritas

Wakil Gubernur menilai gereja memiliki kontribusi besar dalam membentuk generasi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat melayani sesama.

Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan harmonis.

“Kami percaya bahwa ketika gereja terus melahirkan pribadi-pribadi yang jujur, disiplin, pekerja keras, cinta damai, serta memiliki kepedulian sosial, maka sesungguhnya gereja sedang ikut membangun Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Ajak Jemaat Dukung Pembangunan Daerah

Pada kesempatan itu, Johni Asadoma juga mengajak seluruh jemaat GBI Mawar Saron Kupang untuk terus menjadi agen perdamaian, mempererat persaudaraan, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Ia berharap gereja terus menjadi teladan dalam membangun keluarga yang harmonis, membina generasi muda yang berintegritas, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat NTT.

“Di usia yang ke-29 tahun ini, saya mengajak seluruh jemaat GBI Mawar Saron Kupang untuk terus menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitar. Jadilah pelopor dalam membangun keluarga yang harmonis, mendidik generasi muda yang berintegritas, menjaga persaudaraan di tengah keberagaman, serta aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ajaknya.

Apresiasi Dedikasi GBI Mawar Saron Kupang

Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar GBI Mawar Saron Kupang atas dedikasi mereka selama hampir tiga dekade dalam membangun kehidupan keagamaan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia berharap GBI Mawar Saron Kupang terus bertumbuh menjadi gereja yang menghadirkan damai, harapan, dan inspirasi bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur.

“Kami berharap GBI Mawar Saron Kupang terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat NTT,” tutup Johni Asadoma. (*/rnc)