Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyegaran kepemimpinan di rumah sakit daerah.
Herson S. Kedah resmi mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur UOBK RSUD Kelas D Sabu Raijua setelah prosesi serah terima jabatan yang berlangsung pada Senin (27/7/2026) di Ruang Sekretariat UOBK RSUD Sabu Raijua.
Prosesi serah terima jabatan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Asisten I Sekretariat Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan beserta staf, Inspektur Daerah dan Sekretaris Inspektorat, serta seluruh jajaran UOBK RSUD Sabu Raijua.
Serah terima jabatan dari Plt Direktur sebelumnya, dr. Ivan Benny Lino Jeremia, diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha UOBK RSUD Sabu Raijua, Kornelius Riwu Mone.
Herson S. Kedah Siap Tingkatkan Pelayanan RSUD
Dalam sambutannya, Herson S. Kedah menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.
Ia menyadari bahwa amanah sebagai Plt Direktur RSUD merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan integritas.
Menurutnya, berbagai capaian positif yang telah dibangun pimpinan sebelumnya akan dipertahankan, sementara berbagai aspek yang masih perlu dibenahi akan menjadi fokus pembenahan ke depan.
Herson juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD untuk bekerja sama membangun pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sabu Raijua.
“Saya mengharapkan dukungan seluruh jajaran RSUD agar bersama-sama meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Wabup Apresiasi Pengabdian dr. Ivan Benny Lino Jeremia
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Thobias Uly menyampaikan penghargaan kepada dr. Ivan Benny Lino Jeremia atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin RSUD Sabu Raijua.
Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Menurut Wabup, rumah sakit merupakan garda terdepan pelayanan publik sehingga setiap pasien harus mendapatkan pelayanan yang cepat, profesional, dan penuh empati.
Pelayanan Harus Humanis dan tanpa Diskriminasi
Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan wajib mengedepankan pelayanan yang humanis kepada setiap pasien tanpa membedakan latar belakang maupun status pembiayaan.
Ia meminta seluruh jajaran RSUD memastikan tidak ada perlakuan berbeda terhadap pasien peserta BPJS maupun pasien umum.
“Masyarakat yang datang ke rumah sakit sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan pertolongan. Berikan pelayanan yang ramah, senyum, cepat, dan penuh empati. Pastikan tidak ada diskriminasi pelayanan, baik bagi pasien BPJS maupun pasien umum,” tegas Thobias Uly.
Menurutnya, sikap ramah dan kepedulian tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan pasien.
Keluhan Masyarakat akan Dievaluasi
Wabup juga menyoroti berbagai masukan dan keluhan masyarakat mengenai pelayanan RSUD yang belakangan ramai disampaikan melalui media sosial.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, kata dia, akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang ada sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan.
Ia menegaskan bahwa keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama sebelum penyelesaian urusan administrasi.
“Pemerintah akan mengevaluasi berbagai persoalan pelayanan untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.
Tingkatkan Sarana, SDM, dan Akreditasi Rumah Sakit
Selain pembenahan pelayanan, Wakil Bupati meminta manajemen RSUD terus meningkatkan mutu layanan melalui penguatan sarana dan prasarana.
Pemenuhan alat kesehatan secara bertahap, pemeliharaan standar akreditasi rumah sakit, serta peningkatan kualitas layanan menjadi agenda penting yang harus terus dijalankan.
Ia juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan sumber daya manusia di lingkungan RSUD.
Seluruh tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga penunjang hingga staf administrasi, diminta memperkuat komunikasi, meningkatkan disiplin, menjaga profesionalisme, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif.
Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan di Sabu Raijua
Mengakhiri sambutannya, Thobias Uly menekankan pentingnya sinergi antara RSUD Sabu Raijua dengan Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, seluruh Puskesmas, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat sistem rujukan pelayanan kesehatan sehingga masyarakat memperoleh akses layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas.
“Teruslah berkarya, teruslah mengabdi, dan jadilah bagian dari birokrasi yang membanggakan. Birokrasi yang profesional, birokrasi yang melayani, serta birokrasi yang mampu menghadirkan perubahan positif bagi kemajuan Kabupaten Sabu Raijua,” tutup Wakil Bupati.
Dengan kepemimpinan baru di RSUD Sabu Raijua, Pemerintah Kabupaten berharap kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat, sekaligus mampu menjawab harapan masyarakat akan layanan yang lebih cepat, profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan