Kupang, RakyatNTT.ID – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat DWP Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan antarkedua perguruan tinggi negeri di kawasan Indonesia Timur setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di tingkat rektorat.

Rombongan DWP Unkhair dipimpin Ketua DWP Unkhair, Ny. Lasmiyati Abdullah W. Jabid, S.Si., M.E., didampingi Wakil Ketua Ny. Hj. Rosdiana Jamal. Kehadiran mereka disambut Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Bale, S.Kom., bersama jajaran pengurus di Galeri DWP Undana.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi melalui pertukaran informasi mengenai berbagai program kerja yang memberikan manfaat bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.

Bank Sampah Undana jadi Daya Tarik

Salah satu program yang paling menarik perhatian delegasi DWP Unkhair adalah Bank Sampah DWP Undana. Program ini dinilai berhasil membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan kampus melalui edukasi pemilahan sampah rumah tangga sekaligus mengubah limbah menjadi sumber nilai ekonomi.

Di Undana, kegiatan pengelolaan sampah juga dipadukan dengan aktivitas olahraga, seperti jalan sehat yang disertai gerakan memungut sampah plastik di lingkungan kampus.

“Mereka sangat tertarik dengan program Bank Sampah yang kami jalankan. Di Universitas Khairun program berbasis lingkungan seperti ini belum ada, sehingga mereka berkomitmen mempelajari formulasinya untuk dijadikan inspirasi pengembangan di Ternate,” ujar Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Bale.

Menurut Astrid, kunjungan tersebut membuka peluang kerja sama dalam pengembangan program pelestarian lingkungan yang dapat diterapkan di lingkungan Universitas Khairun.

Galeri Produk Kreatif DWP Undana

Selain mempelajari sistem pengelolaan Bank Sampah, rombongan DWP Unkhair juga mengunjungi Galeri DWP Undana yang menampilkan beragam produk kerajinan hasil karya dosen, tenaga kependidikan, dan anggota Dharma Wanita.

Dalam kesempatan itu, DWP Undana turut memperkenalkan rencana pembangunan galeri permanen yang akan difungsikan sebagai pusat pameran sekaligus pemasaran produk kreatif sivitas akademika.

Keberadaan galeri tersebut diharapkan mampu memperluas promosi hasil karya warga kampus sekaligus mendukung pengembangan industri kreatif berbasis perguruan tinggi.

Dorong Gerakan Ekonomi Sirkular di Kampus

Kunjungan DWP Unkhair ke Undana tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam membangun budaya kampus yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Melalui pengelolaan Bank Sampah, limbah yang sebelumnya menjadi beban kini dapat diolah menjadi sumber pendapatan yang mendukung berbagai program organisasi.

Konsep ini juga dinilai mampu mendorong penerapan ekonomi sirkular di lingkungan perguruan tinggi, yakni dengan memanfaatkan kembali sampah bernilai ekonomis sehingga dapat mengurangi volume limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Selain berdampak pada pelestarian lingkungan, hasil pengelolaan sampah berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, termasuk pemberdayaan anggota organisasi dan pengembangan program kemasyarakatan.

Melalui kolaborasi tersebut, DWP Undana dan DWP Unkhair berharap semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia Timur yang mengembangkan program serupa sebagai bagian dari upaya membangun kampus yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. (*/rnc)