Melalui pengelolaan Bank Sampah, limbah yang sebelumnya menjadi beban kini dapat diolah menjadi sumber pendapatan yang mendukung berbagai program organisasi.

Konsep ini juga dinilai mampu mendorong penerapan ekonomi sirkular di lingkungan perguruan tinggi, yakni dengan memanfaatkan kembali sampah bernilai ekonomis sehingga dapat mengurangi volume limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Selain berdampak pada pelestarian lingkungan, hasil pengelolaan sampah berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, termasuk pemberdayaan anggota organisasi dan pengembangan program kemasyarakatan.

Melalui kolaborasi tersebut, DWP Undana dan DWP Unkhair berharap semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia Timur yang mengembangkan program serupa sebagai bagian dari upaya membangun kampus yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. (*/rnc)