Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, didampingi Wakil Bupati Ir. Thobias Uly, M.Si, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 10 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua, Kamis (23/7/2026), dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, para Staf Ahli Bupati, Plt. Asisten I Sekda, Plt. Kepala BKPSDMD, pimpinan perangkat daerah, para camat, rohaniawan, saksi, serta para pejabat yang dilantik.
Dalam sambutannya, Bupati Krisman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan atas kompetensi, kapasitas, integritas, dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, promosi, rotasi, dan mutasi merupakan bagian yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi, pengembangan karier, sekaligus peningkatan kapasitas aparatur.
Bupati juga menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua belum pernah menerapkan kebijakan demosi terhadap ASN.
“Saya menilai seseorang bukan dengan marah atau banyak menegur. Saya memperhatikan dalam diam. Ketegasan itu bukan dari kata-kata, tetapi dari tindakan. Jika ada yang tidak sesuai, tentu akan dilakukan penataan sesuai kebutuhan organisasi,” tegas Krisman.
BKPSDMD Diminta Perkuat Disiplin ASN
Secara khusus, Bupati memberikan arahan kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dipercaya memimpin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).
Ia meminta agar BKPSDMD segera membangun koordinasi yang lebih kuat dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menegakkan disiplin ASN secara tegas, adil, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Krisman, disiplin merupakan fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang sehat, profesional, dan berintegritas.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pemenuhan standar kualifikasi pendidikan bagi ASN yang menduduki jabatan tertentu sesuai regulasi pemerintah pusat.
Karena itu, BKPSDMD didorong menyusun strategi peningkatan kualitas pendidikan ASN, termasuk memperluas akses pendidikan jarak jauh melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta berbagai perguruan tinggi penyelenggara. Langkah tersebut diharapkan memungkinkan ASN melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Pejabat Fungsional Didorong Berinovasi
Kepada 10 Pejabat Fungsional yang baru dilantik, Bupati Krisman menegaskan bahwa jabatan fungsional bukan sekadar penempatan dalam struktur organisasi, melainkan amanah yang menuntut profesionalisme, kompetensi, dan kemauan untuk terus mengembangkan diri mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia berharap para pejabat mampu menghadirkan berbagai inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan Kabupaten Sabu Raijua.
Menutup sambutannya, Krisman mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta menjadi bagian dari birokrasi yang profesional, berorientasi pada pelayanan, dan mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, hikmat, dan kesehatan kepada saudara-saudari dalam menjalankan amanah ini. Teruslah berkarya, mengabdi, dan jadilah bagian dari birokrasi yang membanggakan serta mampu membawa Kabupaten Sabu Raijua semakin maju,” pungkasnya. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan