Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Krisman menyampaikan permohonan maaf karena sebelumnya tidak dapat menghadiri peresmian gedung sekolah akibat agenda audiensi di kementerian.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mengawal usulan pembangunan ruang kelas dan mushola melalui Program Revitalisasi Pendidikan.
“Kami akan kawal ini melalui jalur aspirasi anggota DPR RI Komisi X maupun Kementerian Agama RI. Saya minta pihak yayasan dan Kemenag segera menyiapkan dokumen perencanaan dan proposalnya,” ujar Krisman.
Seragam Gratis akan Menjangkau Siswa Madrasah
Selain pembangunan fisik sekolah, Bupati memastikan program bantuan seragam sekolah gratis yang menjadi salah satu program unggulan Pemkab Sabu Raijua juga akan diupayakan menjangkau seluruh siswa madrasah.
Menurutnya, seluruh anak di Sabu Raijua memiliki hak yang sama untuk memperoleh dukungan pendidikan dari pemerintah daerah.
“Anak-anak madrasah adalah anak-anak Sabu Raijua juga. Mereka berhak mendapatkan perhatian yang sama. Saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar hal ini diakomodir,” tegasnya.
Sementara itu, terkait usulan penyediaan bus sekolah, Pemkab Sabu Raijua akan meminta Dinas Perhubungan melakukan kajian terhadap kebutuhan transportasi bagi para siswa.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan