Karena itu, menurutnya, negara perlu memastikan setiap putra-putri daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk mengabdi melalui institusi Polri.

Minta Kapolda NTT Berikan Penjelasan Resmi

BEM Nusantara NTT meminta Kapolda NTT menyampaikan penjelasan resmi mengenai mekanisme seleksi dan dasar penetapan hasil kelulusan agar berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat dapat dijawab secara objektif.

“Kami tidak meminta perlakuan istimewa bagi siapa pun. Kami hanya meminta agar seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Transparansi adalah cara terbaik untuk menjaga kehormatan institusi,” tegas Andhy.

Desak Gubernur dan DPRD NTT Ikut Mengawal

Selain kepada Polda NTT, Andhy juga meminta Gubernur NTT mengambil peran aktif dalam memperjuangkan kesempatan yang adil bagi generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan kedinasan.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan sumber daya manusia daerah memperoleh ruang yang setara untuk mengabdi kepada negara.

Ia juga meminta DPRD Provinsi NTT menjalankan fungsi pengawasan dengan memanggil pihak-pihak terkait guna meminta penjelasan mengenai proses seleksi yang menjadi perhatian publik.