Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID — Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mengambil langkah berani demi menegakkan ketertiban birokrasi kampus. Rektorat Undana resmi menerbitkan Surat Keputusan Rektor mengenai Kalender Akademik Undana 2026/2027.
Menariknya, peluncuran jadwal baru ini dibarengi dengan instruksi super ketat kepada seluruh pimpinan fakultas untuk menyisir dan menegakkan aturan batas studi bagi mahasiswa program Sarjana (S-1) yang masa kuliahnya kritis dan akan berakhir pada 30 Juni 2026.
Aturan tegas ini membidik langsung para “mahasiswa abadi” program S-1 yang telah menempuh studi selama 7 tahun atau 14 semester. Berdasarkan hasil evaluasi mendalam, mahasiswa yang masuk dalam kategori ujung tanduk ini wajib merampungkan studinya paling lambat akhir Juni 2026.
Jika melewati tenggat waktu tersebut, status kemahasiswaan mereka secara otomatis dinyatakan berakhir alias Drop Out (DO).
Bersih-Bersih Berkas Juli 2026 dan Transisi Agenda Baru
Pihak rektorat menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjamin optimalisasi administrasi dan kelancaran akademik di seluruh lingkungan kampus.
Seluruh rangkaian kegiatan akademik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 harus diselesaikan secara total pada akhir Juli 2026 agar tidak menghambat transisi tahun ajaran baru.
Sementara itu, dokumen penanggalan untuk Kalender Akademik Undana 2026/2027 sudah mulai didistribusikan ke setiap unit kerja sejak Jumat, 19 Juni 2026, sebagai acuan utama perkuliahan satu tahun ke depan.
Jadwal Penting Registrasi dan Pembayaran SPP:
- Mahasiswa Lama (Semester Ganjil): Registrasi administrasi dan pembayaran SPP dibuka mulai 20 Juli hingga 8 Agustus 2026.
- Mahasiswa Baru (Maba): Proses registrasi administrasi dijadwalkan pada 1 sampai 8 Agustus 2026.
- Distribusi Data: Daftar registrasi maba akan diteruskan ke tingkat Fakultas dan Pascasarjana pada 10 Agustus 2026.
Alur KRS Daring, Jadwal Kuliah, dan Wisuda 4 Periode
Setelah menyelesaikan kewajiban keuangan, mahasiswa wajib mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) secara daring dari tanggal 1 hingga 23 Agustus 2026. Kampus juga memberikan masa kompensasi untuk modifikasi atau pembatalan mata kuliah pada 10-15 Agustus 2026.
Perkuliahan Semester Ganjil sendiri akan dimulai serentak pada 26 Agustus 2026 dengan standar 16 kali tatap muka. Berikut agenda ujiannya:
- Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil: 14–21 Oktober 2026
- Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil: 16–23 Desember 2026
Bagi mahasiswa senior, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler (minimal telah mengantongi 110 SKS) akan diterjunkan mulai 1 September 2026. Khusus mahasiswa FKIP, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) atau Magang Kependidikan akan berjalan dari Juli hingga Desember 2026.
Untuk mengukuhkan kelulusan mahasiswa, Undana konsisten membagi pelaksanaan wisuda ke dalam empat periode sepanjang tahun, yaitu:
- Periode I: Februari
- Periode II: Juni
- Periode III: September
- Periode IV: Desember
Info Tambahan: Dokumen lengkap kalender akademik ini dapat diunduh bebas oleh seluruh civitas akademika melalui situs resmi Biro Akademik Kampus di tautan: [http://bak.undana.ac.id/pengumuman/kalender-akademik/](http://bak.undana.ac.id/pengumuman/kalender-akademik/).
Mengapa Kebijakan Potong Generasi Ini Penting?
Ketegasan Rektorat Undana menerapkan ancaman DO massal per 30 Juni 2026 ini membawa dampak struktural yang positif bagi iklim perguruan tinggi di NTT.
Selama ini, menumpuknya mahasiswa lama hingga batas akhir 14 semester kerap membebani rasio dosen dan mahasiswa (lecturer-to-student ratio) universitas di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Beban administrasi dari mahasiswa non-produktif ini secara tidak langsung merugikan kampus karena menutup peluang penambahan kuota mahasiswa baru serta memperlambat laju akreditasi program studi.
Melalui kebijakan potong generasi yang disiplin ini, Undana memaksa mahasiswa untuk memiliki target kelulusan yang jelas sejak awal. Imbas positifnya, ruang kelas, fasilitas laboratorium, hingga daya tampung kuota dosen pembimbing kini dapat dialokasikan secara maksimal untuk melahirkan lulusan baru yang lebih segar, produktif, dan siap bersaing di pasar kerja. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan