Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Melalui pendekatan sains, desain digital, dan manajemen industri yang diajarkan Undana, mahakarya tenun berhasil diramu menjadi produk mode kasual modern, aksesori kontemporer, dan komoditas industri kreatif yang diminati pasar internasional.
Langkah jemput bola lewat jalur akademik ini menjadi kunci penting: kampus tidak hanya menyelamatkan 22 rumpun motif wastra NTT dari kepunahan budaya, tetapi sekaligus mencetak wirausahawan muda (technopreneur) yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah secara mandiri tanpa kehilangan identitas kulturalnya. (*/rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan