Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Pramono, Jakarta memiliki 36 venue bertaraf internasional di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), sekitar 220 fasilitas olahraga milik pemerintah daerah yang tersebar di lima wilayah kota, serta sejumlah arena olahraga milik swasta.
Infrastruktur transportasi seperti MRT, LRT Velodrome-Manggarai, hingga TransJakarta juga siap mendukung mobilitas para atlet dan kontingen.
Di sisi lain, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat mengingatkan agar efisiensi infrastruktur juga dibarengi dengan pembinaan atlet yang berkelanjutan. Ia meminta daerah tidak lagi mengandalkan perekrutan instan atlet dari luar daerah hanya demi mengejar perolehan medali.
Kemenpora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dijadwalkan memperketat aturan mutasi atlet pada pekan depan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung pembinaan jangka panjang terhadap 21 cabang olahraga unggulan yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) menuju Olimpiade.
“Saya minta KONI mewanti-wanti hal itu. Jangan sampai hanya karena mengejar medali, daerah jor-joran melakukan transfer atlet secara instan. Fokus kita adalah pembinaan jangka panjang,” tegas legenda bulutangkis Indonesia tersebut. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan