Selain itu, terdapat beberapa kegiatan yang belum dapat diselesaikan sesuai target waktu sehingga belum dapat direalisasikan seluruhnya pada Tahun Anggaran 2025.

Meski demikian, Pemerintah Kota Kupang memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan dan pengendalian anggaran agar pelaksanaan program di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal.

“Pemerintah akan terus memperkuat kualitas perencanaan dan pengendalian anggaran sehingga program-program yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Iklan

Program Belum Terlaksana akan Dianggarkan Kembali

Chris Widodo mengungkapkan bahwa sejumlah program dan kegiatan yang belum terlaksana pada Tahun Anggaran 2025 telah tercantum dalam dokumen Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD Kota Kupang.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk menindaklanjuti program-program tersebut melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan Silpa akan tetap diarahkan pada program-program prioritas yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti yang diharapkan, Silpa Tahun 2025 tetap diarahkan pada program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pemkot Fokus Percepat Realisasi Program Prioritas

Selain mengalokasikan kembali program yang belum terlaksana, Pemerintah Kota Kupang juga berkomitmen memperkuat sinkronisasi program, meningkatkan kualitas perencanaan, serta mempercepat pelaksanaan kegiatan pembangunan.