Ia juga berpesan kepada para wasit agar memimpin pertandingan secara adil, tegas, dan tidak memihak sehingga setiap laga dapat berjalan dengan baik dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Lebih lanjut, Dominggus mengajak seluruh peserta menjadikan Liga Pelajar sebagai momentum mempererat tali persaudaraan antar sekolah dan para pelajar di Kabupaten Ende.

“Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sekolah dan antar pelajar di Kabupaten Ende,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Askab PSSI Ende, Carlos Sara, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ende, KONI Kabupaten Ende, Polres Ende, Kodim Ende, Brimob, serta berbagai pihak yang selama ini terus bersinergi bersama Askab PSSI Ende dalam mengembangkan minat dan bakat generasi muda di bidang sepak bola.

Menurut Carlos, hasil dari Liga Pelajar tahun ini akan menjadi bahan seleksi pemain yang akan mewakili Kabupaten Ende pada ajang Soeratin Cup U-17 yang dijadwalkan berlangsung di Maumere tahun ini.

“Hasil daripada turnamen ini akan kita kirim untuk mengikuti Soeratin U-17 di Maumere yang akan dilaksanakan tahun ini. Semoga dengan turnamen-turnamen yang diselenggarakan di stadion yang begitu megah ini bisa menghadirkan pemain-pemain terbaik usia 17 tahun dan ke depan juga akan ada pembinaan untuk usia 23 tahun,” ujarnya.