Ekonomi kuat.
Fundamental kokoh.
Konsumsi terjaga.
Daya beli membaik.

Mereka mendengarkan sambil melihat lapaknya yang kosong. Lalu mengangguk. Karena kalau tidak mengangguk, nanti dianggap tidak memahami teori.

Padahal mereka memahami teori paling sederhana: Kalau pembeli tidak datang, teori apa pun tidak bisa dibungkus plastik kresek. Maka keluarlah komentar-komentar rakyat kecil.

Iklan

“Dagang lagi sepi.”
“Orang-orang lagi hemat.”
“Susah sekarang.”
“Yang penting sehat.”

Kalimat terakhir biasanya diucapkan ketika keuntungan sudah tidak sehat. Namun pertanyaannya adalah:
Jika harga terus naik…
Pembeli terus menghilang…
Lapak terus sepi…
Tagihan terus berdatangan…
Dan kesabaran terus diuji…

Kira-kira komentar apa lagi yang akan keluar dari mulut pedagang kecil? Karena bisa jadi itu bukan lagi komentar ekonomi. Melainkan genre baru dalam ilmu pengetahuan: Jeritan pasar yang akhirnya lulus menjadi makian. (rnc)