Jakarta, RakyatNTT.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, akhirnya angkat bicara terkait kabar yang menyebut dirinya akan bergabung dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Meski tidak membantah isu tersebut, Said Iqbal meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo terkait susunan kabinet dan posisi yang akan diembannya.

“Mohon ditunggu pengumuman resmi dari Presiden,” ujar Said Iqbal saat dimintai tanggapan mengenai kabar tersebut.

Iklan

Isyaratkan Posisi yang Berkaitan dengan Ketenagakerjaan

Said Iqbal turut memberikan sinyal mengenai bidang yang kemungkinan akan menjadi tanggung jawabnya apabila resmi bergabung ke dalam kabinet. Menurutnya, jabatan yang akan diemban berkaitan dengan isu ketenagakerjaan yang selama ini menjadi fokus perjuangannya.

“Kemungkinan sekitar isu ketenagakerjaan,” katanya singkat.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa tokoh buruh nasional itu akan menempati posisi strategis yang berhubungan dengan sektor tenaga kerja dan perlindungan buruh.

Mensesneg Beri Sinyal Positif

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga memberikan sinyal kuat mengenai kemungkinan bergabungnya Said Iqbal ke dalam Kabinet Merah Putih.

Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (4/6/2026), Prasetyo mengungkapkan bahwa pemerintah masih melakukan pembahasan terkait posisi yang akan diberikan kepada Said Iqbal.

“Sedang kita diskusikan,” kata Prasetyo.

Ketika ditanya mengenai jabatan yang akan diemban Ketua KSPI tersebut, Prasetyo mengaitkannya dengan aktivitas dan perjuangan yang selama ini dijalani Said Iqbal di dunia ketenagakerjaan.

“Kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini, dengan buruh, tenaga kerja,” ujarnya.

Tokoh Buruh Mulai Masuk Lingkaran Kabinet

Masuknya tokoh-tokoh buruh ke dalam pemerintahan bukan hal baru dalam Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada 27 April 2026.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya pemerintah memperkuat representasi kelompok pekerja dalam proses pengambilan kebijakan nasional.

Pelantikan Pejabat BGN Digelar Pekan Depan

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi juga mengungkapkan agenda pelantikan sejumlah pejabat baru di Badan Gizi Nasional (BGN).

Presiden Prabowo dijadwalkan melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, serta Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN pada Senin (8/6/2026).

Menurut Prasetyo, penjadwalan pelantikan dilakukan agar pimpinan baru BGN dapat lebih fokus melakukan pembenahan internal dan peningkatan kinerja lembaga tersebut.

“Berkenaan dengan masalah pelantikan, kami agendakan di minggu depan. Karena kita semua berpikir bahwa beliau dalam hari-hari pertama itu supaya fokus terlebih dahulu untuk melakukan proses perbaikan-perbaikan di Badan Gizi Nasional kita,” jelasnya.

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi posisi yang akan ditempati Said Iqbal. Namun, berbagai sinyal yang muncul dari Istana semakin menguatkan dugaan bahwa tokoh buruh tersebut akan menjadi bagian dari tim ekonomi dan ketenagakerjaan dalam Kabinet Merah Putih. (*/rnc)