Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Yogyakarta, RakyatNTT.ID — Tim Taekwondo Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional.
Bertanding dalam ajang bergengsi Golden Taekwondo International Championship (GTIC) II yang digelar di Yogyakarta 18-21 Juni 2026, para atlet Dojang Unkriswina sukses membawa pulang total enam medali, yang terdiri dari tiga medali emas dan tiga medali perak.
Pencapaian taekwondo Unkriswina Sumba prestasi internasional ini diraih lewat perjuangan ekstra keras setelah para atlet harus berhadapan dengan ratusan peserta tangguh dari berbagai klub di Indonesia serta sejumlah negara lainnya.
Daftar Atlet Unkriswina Sumba Peraih Medali
Ketiga medali emas yang berhasil diraih dipersembahkan oleh para atlet berbakat berikut:
- Rambu Queenzha Nono Malo (Kategori Junior Putri Under 52 Kg)
- Geraldino Nju Waluwanja (Kategori Senior Putra Under 58 Kg)
- Astifin Day Letiata Kanilu (Kategori Senior Putra Under 63 Kg)
Sementara itu, tiga medali perak yang tidak kalah membanggakan sukses diamankan oleh:
- Mario Justus Ndaparoka (Kategori Senior Putra Under 68 Kg)
- Ahmed Fatahilah (Kategori Junior Putra Under 59 Kg)
- Neva Arlene Uly (Kategori Under 44 Kg)
Buah Kedisiplinan dan Latihan yang Panjang
Pelatih Kepala Dojang Unkriswina Sumba, Umbu Vendy Remipay, mengekspresikan rasa bangganya atas determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya sepanjang kejuaraan berlangsung.
Menurutnya, torehan ini bukanlah keberuntungan instan, melainkan hasil dari proses latihan yang konsisten.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang sudah berjuang maksimal. Tiga medali emas di tingkat internasional tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen selama menjalani latihan,” ujar Umbu Vendy, Minggu (21/6/2026).
Ia juga berpesan agar prestasi ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi bahan bakar pemacu semangat untuk terus mengasah kemampuan demi menghadapi turnamen-turnamen masa depan.
Apresiasi dari Senat Mahasiswa Kampus
Apresiasi tinggi turut mengalir dari Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Unkriswina Sumba, Alfan Pindi Amah. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa asal Pulau Sumba memiliki daya saing yang tinggi di level global jika diberikan ruang dan dukungan yang tepat.
“Kami bangga dengan pencapaian teman-teman atlet. Mereka tidak hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga membawa nama baik Sumba di tingkat internasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki,” kata Alfan.
Sebagai informasi, Golden Taekwondo International Championship (GTIC) II merupakan salah satu turnamen taekwondo internasional berkala yang mempertandingkan dua nomor utama, yaitu Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus).
Kemenangan ini sekaligus mempertegas eksistensi atlet muda Sumba yang semakin diperhitungkan di kancah olahraga internasional. (rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan