Jakarta, RakyatNTT.ID – Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian publik.

Kasus tersebut tidak hanya menyoroti dugaan penyimpangan anggaran negara, tetapi juga memunculkan berbagai spekulasi politik terkait hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Analis politik Saiful Huda Ems menilai langkah pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN yang kemudian diikuti proses hukum oleh Kejaksaan Agung menjadi peristiwa yang mengejutkan banyak pihak.

Iklan

Menurut Saiful, selama ini Dadan dianggap sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengan pemerintahan sebelumnya dan tetap mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis pada era Presiden Prabowo Subianto.

“Karena selama ini Dadan tidak pernah ditegur Prabowo meski banyak sekali kebijakan di BGN yang anggarannya sangat fantastis di luar nalar,” kata Saiful Huda Ems dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Muncul Spekulasi Hubungan Politik Jokowi dan Prabowo

Saiful menilai proses hukum terhadap Dadan Hindayana memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik, termasuk dugaan adanya perubahan dinamika hubungan politik antara Jokowi dan Prabowo.