Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, meresmikan Kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kodi di Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (22/6/2026).
Peresmian tersebut menandai bertambahnya jaringan pelayanan KSP Kopdit Pintu Air menjadi 69 kantor cabang.
Acara itu turut dihadiri Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano, jajaran pengurus dan manajemen, Asisten I Setda SBD Christofel Horo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Yengo Tanda Kawi, Camat Kodi Utara Gerhardus Mete, Kapolsek Kodi Utara, serta Kepala Desa Kori.
Pada kesempatan itu, Bupati SBD Ratu Ngadu Bonnu Wulla mengapresiasi perkembangan KSP Kopdit Pintu Air yang dinilai semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Menurut Ratu Wulla, koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi pengelolaan keuangan, pembiayaan usaha produktif, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Kehadiran koperasi bukan hanya mengajak masyarakat menabung, tetapi juga memberikan edukasi tentang bagaimana mengelola keuangan dengan baik sehingga usaha masyarakat bisa berkembang,” ujar Ratu Wulla.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBD akan terus membuka ruang kolaborasi dengan koperasi dalam memperkuat sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
Ratu Wulla berharap kehadiran KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kodi mampu memberikan pelayanan yang semakin dekat, cepat, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kodi dan sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menegaskan bahwa kekuatan utama koperasi bukan terletak pada besarnya modal, melainkan pada kualitas anggotanya.
“Koperasi Pintu Air tidak mengandalkan uang, tetapi mengandalkan manusia. Karena itu, anggota menjadi sumber kekuatan koperasi. Mari kita saling mengajak, mendidik, dan bertumbuh bersama,” kata Yakobus.
Ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menabung sekaligus mengembangkan sektor produktif, seperti pertanian dan perkebunan.
Menurut dia, Pulau Sumba memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga masyarakat seharusnya mampu meningkatkan kesejahteraan apabila dikelola dengan baik.
“Saya melihat di Kodi jagung masih bisa tumbuh pada musim seperti ini. Artinya, kalau rajin bekerja, masyarakat bisa panen lebih dari sekali. Yang kita perlukan adalah tata kelola yang baik dan semangat untuk bekerja,” ujarnya.
Yakobus juga mengingatkan bahwa koperasi tidak hanya berbicara soal pinjaman dan simpanan, tetapi juga membangun nilai persaudaraan, kepedulian, serta saling mendampingi antaranggota.
“Kita harus menjadi berkat bagi sesama. Perbuatan baik tidak selalu membutuhkan uang. Memberikan nasihat, mendampingi, dan mengedukasi sesama juga merupakan bentuk pelayanan,” katanya.
Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kodi Dominikus Dinong Da Gomes menyampaikan bahwa cabang tersebut memiliki keistimewaan karena langsung beroperasi sebagai kantor cabang tanpa melalui tahapan sebagai Cabang Pembantu.
“Biasanya pembentukan cabang dimulai dari Cabang Pembantu. Namun Cabang Kodi cukup spesial karena langsung menjadi cabang. Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan pusat, manajemen area, serta cabang induk yang telah mendukung proses ini,” ujarnya.
Ia memaparkan, hingga Mei 2026, KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kodi telah memiliki 2.516 anggota. Nilai simpanan saham anggota mencapai Rp7,48 miliar, saldo pinjaman anggota sebesar Rp13,93 miliar, simpanan non-saham Rp2,5 miliar, serta total aset sebesar Rp7,96 miliar. (rnc29)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan