Ke depan, keberhasilan 10 kecamatan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi perluasan implementasi Kecamatan Tangguh Bencana di berbagai wilayah lain di Nusa Tenggara Timur, sekaligus mendorong peningkatan status menuju jenjang yang lebih tinggi demi mewujudkan masyarakat yang semakin tangguh menghadapi risiko bencana. (*/rnc)