Kupang, RakyatNTT.ID – Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar berbagai kegiatan kreatif.

Salah satu yang paling menyita perhatian publik adalah lomba Gerak Jalan Indah yang digelar di Kota Kupang, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) dan berlangsung meriah di sepanjang rute dari Jalan El Tari, depan Kantor Gubernur NTT, hingga Jalan Palapa dengan titik akhir di depan Gerai NTT Mart.

Iklan

Pantauan di lapangan menunjukkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas pelajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang rute kegiatan.

Ketua PGRI NTT, Samuel Haning, mengatakan bahwa lomba ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan guru, pelajar, dan seluruh insan pendidikan.

“Kita ingin menghidupkan kembali kegiatan seperti gerak jalan indah agar tercipta persatuan dan semangat baru dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Diikuti 19 Peserta dan Dukung UMKM

Ketua Panitia Hardiknas PGRI NTT, Jesica Sonabella Sodakain, menjelaskan bahwa lomba gerak jalan indah diikuti oleh 18 peserta dari Kota Kupang dan satu peserta dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Selain itu, PGRI juga menggelar sejumlah lomba lainnya seperti lomba solo antar guru dan lomba tari kreatif modern antar pelajar.

Menurut Jesica, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan program NTT Mart kepada para tenaga pendidik sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal.

“Kami ingin guru-guru mengenal NTT Mart sebagai tempat penyedia sembako murah sekaligus mendukung UMKM,” jelasnya.

Latih Disiplin dan Kreativitas Pelajar

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dalam sambutannya saat melepas peserta menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki dampak ganda, baik untuk pendidikan maupun ekonomi.

“Kegiatan ini harus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi UMKM di Kota Kupang,” katanya.

Ia menambahkan, gerak jalan indah bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana melatih kerja sama, kreativitas, inovasi, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan bagi para pelajar.

“Kegiatan ini mengajarkan banyak nilai positif, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan,” ujarnya.

Johni berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (rnc04)