Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Harus berdampak baik, persoalan yang pernah terlalui dan belum terselesaikan di kepemimpinan direktur yang lama harus bisa terselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Ia menyoroti sejumlah persoalan mendasar seperti kurangnya dokter spesialis, kerusakan fasilitas rumah sakit, kondisi IGD dan ruang inap, hingga keterbatasan obat-obatan yang harus segera dibenahi.
Menurutnya, kualitas pelayanan dan kepercayaan publik terhadap RSUD SK Lerik saat ini mengalami penurunan, padahal saat pandemi Covid-19 rumah sakit tersebut dikenal sebagai salah satu fasilitas kesehatan terbaik dan terpercaya di Kota Kupang.
Djunaidi juga menegaskan agar persoalan administrasi dan klaim pembiayaan menjadi perhatian serius manajemen baru, termasuk pengelolaan keuangan agar kasus kerugian negara tidak kembali terulang.
Ia berharap kehadiran direktur baru bukan sekadar pergantian jabatan tanpa perubahan nyata.
“Jangan sekedar hanya ganti direktur atau pemimpinnya, tapi harus kerja dan tunjukan perubahan nyata untuk peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Kota,” tegasnya.
Pemkot Diminta Perketat Ikatan Kerja Dokter
Selain pembenahan internal rumah sakit, DPRD juga meminta Pemerintah Kota Kupang membuat ikatan kerja yang jelas dengan para dokter, terutama dokter muda yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan spesialis.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan