Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Perkembangan usaha mikro kecil di Flores dan Lembata yang lebih tinggi di Nusa Tenggara Timur ini mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi berbasis usaha kecil di kedua wilayah tersebut cukup berkembang, kemungkinan didukung oleh faktor seperti jumlah penduduk, akses pasar, serta potensi sektor unggulan lokal dan juga adanya perkembangan dalam hal sektor industri pengolahan.

Jika dilihat secara keseluruhan di Provinsi Nusa Tenggara Timur distribusi di atas mencerminkan adanya ketimpangan perkembangan ekonomi antar pulau di Nusa Tenggara Timur, sekaligus menjadi dasar penting bagi perumusan kebijakan pemerataan dan penguatan usaha mikro kecil di Kabupaten-kabupaten yang masih lemah dalam memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan yang menyerap banyak usaha mikro kecil.
Berdasarkan lapangan usaha usaha mikro kecil hasil Sensus ekonomi 2016 di Provinsi Nusa Tenggara Timur didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil sepeda motor sebesar 42,80 persen disusul oleh sektor industri sebesar 28,32 persen.
Sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil sepeda motor masih mendominasi dikarenakan sebagian besar pelaku usaha mikro kecil bergerak pada aktivitas jual beli barang dan jasa yang langsung berhubungan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

