Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selanjutnya, putra-putri daerah akan direkrut untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan. Setelah lulus, mereka akan kembali ke daerah asal untuk mengisi formasi ASN yang telah ditetapkan.
Program ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya mengatasi kekurangan tenaga profesional di bidang transportasi, meningkatkan kualitas layanan publik, serta membuka akses pendidikan kedinasan bagi generasi muda di daerah.
Dari sisi pembiayaan, program PolbitPemda memberikan fleksibilitas melalui beberapa skema, yakni pembiayaan oleh pemerintah daerah, orang tua atau wali peserta, maupun skema pembiayaan bersama.
Penentuan kuota peserta didasarkan pada berbagai dokumen pendukung dari pemerintah daerah, seperti struktur organisasi, peta jabatan Dinas Perhubungan, proyeksi kebutuhan SDM lima tahun ke depan, hingga analisis jabatan dan beban kerja.
Sementara itu, calon peserta akan melalui tahapan seleksi ketat yang meliputi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes kesehatan, kesamaptaan, psikotes, dan wawancara. Peserta yang lolos akan menjalani pendidikan selama tiga tahun untuk jenjang Diploma 3 (D3) atau empat tahun untuk Diploma 4 (D4).
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyatakan dukungan penuh terhadap program ini sebagai solusi strategis dalam memenuhi kebutuhan SDM transportasi yang selama ini masih menjadi tantangan di daerah.
