SoE, RakyatNTT.ID Kasus penganiayaan berat kembali terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Seorang perempuan bernama Aksamina Taek (56) menjadi korban serangan brutal di pinggir jalan umum jurusan Hoi–Tetaf, Desa Hoi, Kecamatan Oenino, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 12.50 WITA.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai BRI Unit Niki-Niki, Darda Nuban, yang melintas di lokasi kejadian. Ia melihat korban dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan dengan tubuh bersimbah darah.

“Saya melihat korban bersimbah darah dengan posisi tertidur di pinggir jalan dan mengalami pendarahan di bagian leher. Korban dalam keadaan sekarat, saya langsung menghubungi kepolisian,” ungkap Darda.

Iklan

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Amanuban Tengah yang dipimpin Kapolsek IPTU Silvester Lamatokan, S.H., bersama personel dan dibantu anggota Koramil Niki-Niki segera menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA dan mendapati korban masih dalam kondisi kritis, sementara warga mulai berdatangan.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil pick up ke Puskesmas Niki-Niki untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke RSUD Soe guna perawatan medis intensif.