Sebelumnya, Yayasan Habitat Indonesia telah melaksanakan sejumlah program di wilayah ini, antara lain pembangunan rumah layak huni, pembuatan sumur gali, rehabilitasi embung, pembangunan toilet di SD GMIT Ege dan SMA Negeri Liae, serta pembangunan toilet sehat individu bagi masyarakat.

Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata yang telah diberikan Habitat for Humanity Indonesia. Ia menegaskan bahwa program-program tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai keterbatasan infrastruktur dasar.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi, LSM, maupun yayasan untuk berkolaborasi menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Program Habitat sangat sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan rumah layak huni dan akses air bersih,” ujarnya.

Iklan

Ia juga berharap program yang telah berjalan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa di Sabu Raijua.

Sebagai informasi, Program Pengembangan Desa Tahun 2025 yang dijalankan oleh Habitat for Humanity Indonesia didukung oleh pendanaan dari Song For NTT, sebuah konser amal yang bertujuan menggalang dana untuk pembangunan rumah layak huni dan akses air bersih di Nusa Tenggara Timur.