Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Perubahan Iklim dan Program SIAP SIAGA menggelar rapat penyusunan panduan Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD API) bagi pemerintah kabupaten/kota di NTT, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi risiko perubahan iklim, sekaligus memastikan tersusunnya dokumen perencanaan adaptasi yang sistematis, operasional, dan sesuai kebutuhan lokal.
Plt. Kepala Bapperida NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, John Paut, ST., MT., menegaskan bahwa perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata yang berdampak langsung pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Perubahan iklim bukan lagi sekadar prediksi, tetapi sudah dirasakan melalui kenaikan suhu, perubahan pola musim, dan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem. Karena itu, RAD API menjadi instrumen penting agar pembangunan daerah tetap tangguh,” ujar John Paut.
Rapat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah seperti Bapperida, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, BPBD, hingga Biro Hukum Setda, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan mitra pembangunan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

