“Orang bisa merasa baik-baik aja meski tensinya over 190 mmHg. Ini kejadian dan banyak,” ujarnya.

Rizal menegaskan bahwa hipertensi bukan hanya sekadar angka tinggi saat pemeriksaan, melainkan kondisi kronis ketika tekanan darah terus-menerus berada di atas normal dan secara perlahan merusak organ tubuh.

“Hipertensi itu bukan cuma soal angka tensi jelek pas dicek, tapi soal paparan tekanan tinggi yang jalan terus-menerus,” tulisnya.

Iklan

Jika tidak ditangani, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku serta meningkatkan beban kerja organ vital seperti jantung, ginjal, dan otak. Kondisi ini berpotensi memicu komplikasi serius seperti stroke dan gagal ginjal.

Karena itu, Rizal mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin meskipun tidak merasakan gejala apa pun. Ia juga menekankan perlunya menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta mengelola stres untuk mencegah hipertensi sejak usia muda. (*/rnc)