Jakarta, RakyatNTT.ID Hipertensi atau tekanan darah tinggi kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Kondisi ini justru semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda, terutama di rentang usia 20 hingga 30 tahun.

Fenomena tersebut diungkap oleh seorang perawat bernama Rizal yang aktif memberikan edukasi kesehatan melalui media sosial X dengan akun @afrkml. Ia mengingatkan bahwa hipertensi pada usia muda sering tidak disadari karena minimnya gejala yang muncul.

“WASPADA!!! Sekarang lagi ngetren usia muda 20–30an udah kena darah tinggi,” tulisnya dalam unggahan yang ramai diperbincangkan.

Iklan

Menurut Rizal, terdapat sejumlah faktor yang sering dianggap sepele namun berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko hipertensi. Di antaranya adalah stres berkepanjangan yang tidak dikelola dengan baik, serta pola makan tinggi garam seperti konsumsi mi instan dan makanan ringan secara berlebihan.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik, faktor genetik, gangguan kesehatan tertentu seperti masalah ginjal atau hormon, hingga kebiasaan begadang dan merokok juga menjadi pemicu utama tekanan darah tinggi di usia muda.

Ia menambahkan, banyak orang merasa dalam kondisi sehat meski sebenarnya tekanan darah mereka sudah berada pada tingkat berbahaya. Hal ini membuat hipertensi sering dijuluki sebagai silent killer.