Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah pesisir di provinsi ini dinilai semakin terbuka bagi berbagai aktivitas ekonomi berbasis ekstraksi sumber daya, mulai dari eksploitasi perikanan skala besar hingga proyek pembangunan di kawasan pesisir.
Tanpa pengawasan ekologis yang ketat, tekanan terhadap ekosistem laut dikhawatirkan akan terus meningkat dan berpotensi mengganggu keseimbangan habitat berbagai spesies, termasuk mamalia laut.
Atas dasar itu, WALHI NTT mendesak pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk segera melakukan investigasi ilmiah secara menyeluruh terkait penyebab terdamparnya paus pilot di Rote Ndao.
“Investigasi ini harus melibatkan peneliti independen, lembaga akademik, serta organisasi masyarakat sipil agar hasilnya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” tegasnya.
WALHI NTT juga menilai peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya memperkuat sistem respon cepat penanganan mamalia laut terdampar di wilayah NTT yang memiliki kawasan laut sangat luas.
Menurut Yuvensius, mekanisme penanganan kejadian seperti ini seharusnya melibatkan koordinasi yang baik antara pemerintah, peneliti, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat pesisir.
Di sisi lain, WALHI NTT memberikan apresiasi kepada masyarakat pesisir di Rote Ndao yang telah berupaya membantu proses penyelamatan paus-paus yang terdampar.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

