Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, universitas tidak seharusnya menjadi satu-satunya pihak yang menanggung beban pembiayaan program.
“Kolaborasi ini harus adil, di mana pemerintah provinsi maupun kabupaten juga ikut berkontribusi dalam pembiayaan program,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. David B.W. Pandie, M.S., menekankan pentingnya sinkronisasi program riset Undana dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RKPD dan RPJMD agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pengusulan Proposal Dibuka Maret 2026
Proses pengusulan proposal melalui sistem SIPP akan dibuka pada 9–23 Maret 2026. Setelah melalui tahap seleksi substansi, penerima pendanaan program akan diumumkan pada awal April 2026.
Melalui mobilisasi para guru besar ini, Undana ingin menegaskan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar “menara gading”, melainkan motor penggerak solusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTT. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

