Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang meluncurkan terobosan baru dalam hilirisasi kepakaran melalui program “Guru Besar Berdampak”.
Program ini akan melibatkan 30 profesor untuk memimpin langsung intervensi riset dan pengabdian masyarakat di sejumlah wilayah strategis di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Rektor Undana di Aula Rektorat pada Rabu (4/3/2026). Melalui kebijakan ini, Undana ingin mendorong peran guru besar tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai pemimpin solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa para profesor akan menjadi lead group atau pemimpin kelompok yang bertanggung jawab dalam mendorong perubahan di wilayah dampak.
“Kami tidak ingin riset hanya berhenti menjadi publikasi. Kepakaran para guru besar harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat untuk menjawab isu strategis daerah,” tegas Prof. Jefri.
Investasi Riset dan Pengabdian Rp34 Miliar
Pada tahun 2026, Undana mengalokasikan anggaran penelitian dan pengabdian masyarakat sebesar Rp34 miliar. Sekitar Rp30 miliar di antaranya dikelola melalui Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian (SIPP).




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

