Ba’a, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah melalui implementasi kebijakan “Riset Berdampak”.

Dalam program ini, Undana mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis berbasis data ilmiah.

Langkah awal ditandai dengan audiensi Tim Riset Berdampak Kabupaten Rote Ndao dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Undana bersama Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, di ruang kerjanya pada Selasa (10/3/2026).

Iklan

Pertemuan tersebut bertujuan memastikan setiap kebijakan pembangunan di Rote Ndao disusun berdasarkan data riset yang akurat, bukan sekadar asumsi.

Dalam diskusi bersama pimpinan perangkat daerah, teridentifikasi dua isu utama yang menjadi prioritas pada 2026, yakni penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan.

Perwakilan tim Undana, Ir. Markus Sinlae, M.Sc., Ag menjelaskan bahwa fokus penelitian akan diarahkan pada dua persoalan tersebut agar anggaran riset yang digelontorkan benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kami hadir untuk mendapatkan arahan langsung terkait prioritas pembangunan. Konsentrasi peneliti akan difokuskan pada isu tersebut agar menghasilkan solusi yang tepat bagi masyarakat,” ujarnya.

Tim riset yang dipimpin Prof. Dr. Yantus Neolaka ini tidak hanya melakukan kajian akademik, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara teori dan kondisi riil di lapangan.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan berbasis data yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini akan menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah, terutama dalam memetakan dan menyelesaikan persoalan secara tepat,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Undana akan mengintegrasikan hasil riset ke dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak. Mahasiswa akan diterjunkan langsung ke desa-desa untuk mengawal implementasi program sekaligus melakukan verifikasi data di lapangan.

Melalui sinergi antara kebijakan kampus, keahlian dosen, dan keterlibatan mahasiswa, Undana optimistis dapat membantu Pemkab Rote Ndao mengatasi kemiskinan dan stunting secara berkelanjutan melalui pendekatan berbasis riset. (*/rnc)