Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswi SMP berinisial MKS (13) dilaporkan menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan oleh empat orang pria tak dikenal selama empat hari berturut-turut.
Korban yang merupakan warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, ditemukan dalam kondisi trauma berat setelah disekap di sebuah rumah kosong tanpa diberi makan yang layak.
Dipukul hingga Pingsan
Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (14/2/2026). Saat itu, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi latihan menari di sekolahnya. Namun, saat dalam perjalanan pulang pada petang hari, MKS dicegat oleh dua pria misterius yang mengendarai sepeda motor hitam.
Tanpa basa-basi, para pelaku memukul leher dan kepala bagian belakang korban menggunakan kayu hingga pingsan. Dalam kondisi tidak sadar, korban digotong ke sebuah rumah kosong yang lokasinya tidak diketahui oleh korban.
“Saya dipukul pakai kayu sampai pingsan. Saat sadar, saya sudah ada di rumah kosong itu,” ungkap MKS saat memberikan keterangan di Mapolda NTT, Jumat (27/3/2026).
Korban Diperkosa 4 Kali Sehari
Selama masa penyekapan, MKS mengalami siksaan fisik dan batin. Ia mengaku diperkosa secara bergiliran oleh empat orang pria yang selalu mengenakan masker dan penutup wajah untuk menyembunyikan identitas mereka.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

