Kupang, RakyatNTT.ID Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua terus mendorong pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Upaya ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, ke Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Kamis (12/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Thobias Uly didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sabu Raijua. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Ir. Yohanes Oktavianus, M.M., bersama jajaran.

Pertemuan ini menjadi forum koordinasi strategis untuk membahas berbagai persoalan sekaligus peluang pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Sabu Raijua, yang dikenal memiliki potensi besar di bidang peternakan.

Dalam pemaparannya, Thobias Uly menjelaskan kondisi terkini pembangunan peternakan di Sabu Raijua, mulai dari populasi ternak, munculnya penyakit hewan menular, hingga keterbatasan sarana kesehatan hewan.

Ia juga menyoroti potensi sektor peternakan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun di sisi lain para peternak masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam proses perdagangan ternak antar daerah.

Salah satu masalah utama adalah proses penerbitan surat keterangan kesehatan hewan sebagai syarat pengiriman ternak keluar daerah. Saat ini, peternak diwajibkan melakukan uji sampel darah yang prosesnya memerlukan waktu cukup lama.